Saturday, February 10, 2018

Sejak Pertemuan Mahasiswa

Sejak Pertemuan Mahasiswa
(Oleh : Nengki Putri Maisy)

Matahari terbit pagi ini
Mencium bau kencing orok di kaki langit
Melihat pohon yang seakan menjalar ke lautan
Dan mendengar dengung di dalam hutan

Lalu kini ia dua penggalah tingginya
Dan ia menjadi saksi kita berkumpul disini
Memeriksa keadaan

Kita bertanya,
Kenapa maksud baik tidak selalu berguna ?
Kenapa maksud baik dan maksud baik bisa berlaga ?
Orang berkata “kami ada maksud baik”
Dan kita bertanya “maksud baik untuk siapa ?”

Ya !!
Ada yang jaya, ada yang terhina
Ada yang bersenjata, ada yang terluka
Ada yang duduk, ada yang diduduki
Ada yang berlimpah, ada yang terkuras
Dan kita disini bertanya,
“Maksud baik saudara untuk siapa ?”
”Saudara berdiri di pihak yang mana ?”

Kenapa maksud baik dilakukan ?
Tetapi makin banyak petani kehilangan tanahnya
Tanah–tanah di gunung telah dimiliki orang–orang kota  
Perkebunan yang luas
Hanya menguntungkan segolongan kecil saja
Alat–alat kemajuan yang di impor
Tidak cocok untuk petani yang sempit tanahnya

Tentu, kita bertanya
“Lantas maksud baik saudara untuk siapa ?”
Sekarang matahari semakin tinggi
Lalu akan bertahta juga di atas puncak kepala
Dan di dalam udara yang panas kita juga bertanya
 
Kita ini dididik untuk memihak yang mana ?
Ilmu–ilmu diajarkan disini
Akan menjadi alat pembebasan
Ataukah alat penindasan ?

Sebentar lagi matahari akan tenggelam
Malam akan tiba
Cicak–cicak berbunyi di tembok
Dan rembulan berlayar
Tetapi pertanyaan kita tidak akan mereda
Akan hidup di dalam mimpi
Akan tumbuh di kebun belakang

Dan esok hari
Matahari akan terbit kembali
Sementara hari baru menjelma  
Pertanyaan–pertanyaan kita menjadi hutan
Atau masuk ke sungai
Menjadi ombak di samudra

Di bawah matahari ini kita bertanya,
Ada yang menangis, ada yang mendera
Ada yang habis, ada yang mengikis
Dan maksud baik kita  
Berdiri di pihak yang mana ?
Dan lantaskah kita hidup seperti ini
Mahasiswa-mahasiswi
Sepatutnya merubah dan membangkitkan negeri ini.

0 komentar:

Post a Comment