SHARING BERSAMA KRU LPM KETIK POLIMEDIA JAKARTA

Sharing bersama salah satu KRU LPM Ketika Polimedia

BARELANG ROBOTIC TEAM RAIH JUARA I KRSBI 2016

Tim robot Politeknik Negeri Batam, Barelang Robotic Team berhasil meraih juara 1 kategori KRSBI (Kontes Robot Sepak Bola Indonesia) dalam KRI (Kontes Robot Indonesia) 2016

LPM PARADIGMA TEMU DAN SHARING BARENG KRU BARU

LPM Paradigma menggelar temu dan sharing bersama kru baru di lapangan Harmoni kampus Polibatam

MEMPERINGATI HARI BUKU, BEM dan ATAP MERAH GELAR DISKUSI TERBUKA

EM Polibatam bersama Atap Merah menggelar diskusi terbuka bertemakan “MUAK (Membaca Untuk Angkat Kejayaan) Dengan Buku”, Rabu (18/5) di lobi kampus.

Sunday, October 22, 2017

Kembangkan Jiwa Kewirausahaan Melalui Pesta Bazar Entrepreneur

Bazar – Pengunjung sedang membeli minuman dalam Pesta Bazar Entrepreneur Sabtu (21/10) di Polibatam


LPM Paradigma, Batam – Entrepreneur Generation (Energi) bersama Himpunan Mahasiswa Manajemen Bisnis (HMMB) mengadakan Pesta Bazar Entrepreneur dalam Polibatam Fair 2017 21-22 Oktober di Politeknik Negeri Batam. Bazar ini terdiri dari 15 stand dari mahasiswa Polibatam, Unrika, Ibnu Sina  dan masyarakat. Tersedia jajanan atau kuliner, busana dan kerajinan tangan.
Menurut Muhammad Mufit Rizki, ketua panitia pelaksana menjelaskan kegiatan ini diadakan dengan tujuan untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan untuk pengusaha baru di kalangan mahasiswa dan masyarakat.

“Kami lihat di sini ada beberapa stand yang cukup bagus kreativitasnya”, jelasnya.

Kegiatan ini selain untuk mencari profit dari penjualan selama bazar tetapi juga dilombakan. Terdapat tiga juri yang memberikan penilaian yaitu Shinta Wahyu Hati, Adi Irawan Setiyanto dan Nunun Andayani. Penilaian berlangsung pada hari itu juga dan hadiah untuk pemenang akan diberikan pada hari puncak Polibatam Fair 2017 pada tanggal 28 Oktober. Sedangkan untuk hari selanjutnya hanya untuk transaksi jual beli saja.

Bazar ini tampak ramai karena berlangsung bersamaan dengan diadakannya berbagai cabang lomba dari ormawa-ormawa di Polibatam. Peserta-peserta yang selesai berlomba datang sekadar mengunjungi atau membeli barang-barang yang mereka inginkan. Ada juga musik-musik dan dialog yang dibawakan oleh pembawa acara untuk meramaikan bazar.

Mufit juga menjelaskan bahwa sebelum penyelenggaraan terdapat kendala berupa dana yang tidak kunjung cair. Padahal menurutnya dana itu sangat penting apalagi kas yang juga sudah menipis. Selain itu tempat yang menurutnya kurang strategis yang pada awalnya berada di lobi menjadi parkiran motor karena permintaan untuk meja bazar tidak disetujui manajemen.(mb)

SMAN 4 Batam Juarai POP 2017

Juara – SMAN 4 Batam berhasil menjuarai POP 2017 setelah mengalahkan SMKN 6 Batam dengan skor 2-6 Sabtu (21/10) di Politeknik Negeri Batam


LPM Paradigma, Batam – Komite Olahraga Polibatam (KOP) menyelenggarakan Pekan Olahraga Polibatam (POP) dengan tema Futsal Competition untuk siswa-siswa SLTA sederajat Kota Batam hari Sabtu (21/10) di Politeknik Negeri Batam. Kegiatan ini diadakan dengan tujuan untuk meramaikan dan mengenal Polibatam kepada masyarakat melalui Polibatam Fair.

Menurut Renaldy ketua pelaksana mengatakan, pada tahun ini POP berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada mulanya POP diperuntukkan sebagai ajang kompetisi antar mahasiswa-mahasiswa di Polibatam dalam bidang olahraga. Namun tahun ini mereka menyelenggarakan kompetisi ini khusus untuk SLTA sederajat.

“Ini pertama kali untuk SLTA sederajat, sebelumnya sepoltek”, ujarnya.

Terdapat 16 tim yang dibagi kedalam 4 grup yaitu grup A terdiri dari SMAN 3 Batam, SMKN 5 Batam, SMK MTS dan SMK Widya. Grup B terdiri dari SMAN 12 Batam, SMAN 4 Batam, SMK Penerbangan, dan SMAN 6 Batam. Grup C terdiri dari MA Nadhatul Wathan, SMK Pelayaran Sinar Metta, SMAN 2 Batam dan SMK Al-Azhar. Grup D terdiri dari SMKN 6 Batam, SMAN 15 Batam, SMK Widya 4 dan NAM School.

SMAN 4 Batam berhasil menjuarai POP 2017 setelah mengalahkan SMKN 6 Batam di babak final dengan skor cukup telak 2-6. Sedangkan untuk perebutan juara 3 diraih oleh SMKN 5 Batam setelah menang melawan SMAN 15 Batam dengan skor tipis 3-2.

Mengenai cedera salah satu peserta pada pertandingan lalu hingga dibawa ke faskes, Renaldy menjelaskan terdapat miskomunikasi dengan pihak medis. Panitia juga kekurangan alat-alat untuk menangani cedera parah.


Ketika ditanya mengenai keberlanjutan dan pengembangan kegiatan ini hingga ke tingkat SD atau SLTP sederajat, ia menyerahkan sepenuhnya kepada pengurus dan panitia periode mendatang. Karena, ini adalah program kerja ormawa yang harus dilaksanakan dan bisa dievaluasi untuk tahun depan. (bm)

Wednesday, October 18, 2017

Polibatam Fair 2017 Resmi Dibuka Hingga Dua Minggu Ke Depan

Pemotongan pita - pengguntingan pita oleh Pudir I Uuf Brajawidagda sebagai simbolis pembukaan Polibatam Fair 2017


LPM Paradigma, Batam – Acara yang paling ditunggu-tunggu Polibatam Fair 2017 telah resmi dibuka pukul 10.00WIB pada hari Senin (16/10) di Auditorium A Polibatam. Agenda besar 2 tahunan ini diselenggarakan selama dua minggu dengan tujuan untuk mengenalkan kampus Politeknik kepada masyarakat khususnya di wilayah Kepri. Terdapat beberapa kegiatannya di dalamnya seperti berbagai perlombaan, bazar, perayaan Dies Natalis Polibatam dan Konser pada hari puncak.

Upacara pembukaan dihadiri oleh Pudir I Uuf Brajawidagda, perwakilan sponsor, ormawa dan peserta lomba. Pembukaan sempat terlambat hingga satu jam untuk menunggu tamu-tamu undangan namun acara tetap dapat berjalan lancar.

Upacara pembukaan dimulai dengan tari persembahan yang dibawakan oleh anggota-anggota KuAs lalu dibuka oleh MC Bentar dan Aini dilanjutkan pembacaan doa dari perwakilan IMMPB. Kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh tamu undangan. Selanjutnya pemberian kata sambutan oleh Ketua Panitia Adhe T, presiden mahasiswa diwakilkan oleh wapres Uswatun Hasanah dan pudir III diwakilkan oleh Uuf Brajawidagda.

Masuk ke inti acara, penyanyi Cindy Lucia mulai menyanyikan lagu Batamku ciptaan Ahmad Dahlan. Setelah itu pembukaan Polibatam Fair 2017 dibuka secara simbolis ditandai dengan pengguntingan pita oleh Uuf dan didampingi oleh Nunun, Fuliza dan pihak sponsor bersamaan dengan pemukulan gong dan letusan convetti. Seluruh tamu undangan bertepuk tangan dengan meriah menyaksikan peresmian itu.


Setelah prosesi Cindy masuk kembali menyanyikan lagu Berkibar Benderaku. Seketika itu masuklah perwakilan ormawa membawa bendera kebanggaan masing-masing berjejer didepan peserta menandai kegiatan ini dapat diselenggarakan berkat kerja sama dengan seluruh ormawa Polibatam. Prosesi ini sekaligus menandai berakhirnya upacara pembukaan Polibatam Fair 2017.(bm)

Thursday, October 5, 2017

HMTI Buat Pameran ala Abad Pertengahan

Pameran – Pengunjung menyaksikan karya-karya yang dipamerkan dalam forum kreatif Artwork of Informatic Rabu (4/10)


LPM Paradigma, Batam – Berbagai karya desain grafis, foto  dan lukisan mahasiswa jurusan teknik informatika dipamerkan dalam forum kreatif Artwork of Informatic yang diselenggarakan oleh Himpuan Mahasiswa Teknik Informatika (HMTI) Rabu (4/10) di Lobi Polibatam.

Menurut ketua panitia Henny Juliana, kegiatan ini diadakan sebagai sarana untuk menampung dan mengapresiasi karya-karya mahasiswa jurusan teknik informatika. Pameran ini diadakan di lobi agar mudah dijangkau oleh mahasiswa dan dosen. Sejak pagi hingga sore sudah lebih dari 20 pengunjung dari berbagai jurusan melihat-lihat dan mengabadikan karya-karya yang dipamerkan.

“Tidak hanya untuk mahasiswa informatika. Terbuka. Ada juga dari mesin,” jelas seorang panitia.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kegiatan ini memakai konsep abad pertengahan. Di luar ruang pameran, terdapat sejenis photobooth dengan dekorasi 2 singgana dilapisi kain merah yang terkesan megah. Ketika akan masuk pengunjung akan disambut panitia untuk mengisi daftar buku pengunjung.

Tampak dari depan ruang pameran terlihat seperti sebuah istana ala abad pertengahan. Yang menarik ketika kita masuk kita akan langsung bertema dekorasi legenda Inggris, pedang Excalibur yang tertancap pada batu menegaskan kesan tema pameran ini. Di sekelilingnya barulah kita dapat melihat berbagai karya yang dipamerkan.

Kegiatan ini akan berlangsung selama 2 hari. Besok direncanakan akan ada pameran lukisan hasil kolaborasi HMTI dengan KuAs untuk menambah semarak pameran ini. Bagi teman-teman yang belum datang, ayo datang! (bm)

Wednesday, October 4, 2017

Lensa Paradigma


Salam Pers!!
Hallo adik-adik SMA/SMK sederajat se-kepualaun riau
Lembaga Pers Mahasiswa Paradigma Polibatam kembali hadir dengan lomba jurnalistik bertema-kan Membangun Karakter melalui sebuah Sastra
Ada apa saja sih yang di lomba kan?
📖 Cerpen
📃 Essai
📹 Videography
📷 Photography
Nah, tunggu apalagi ? Daftarkan dirimu dan tim sekolahmu sekarang juga!!!
Cp :
📱Nabilla : 089696487221
📱Asri : 087868437260 / 081374435935
#LensaParadigma
#PolibatamFair
#Polibatam
#PersKampusTakkanMampus
Ketentuan Lomba Fotografi

Ketentuan Lomba Videografi

Ketentuan Lomba Cerpen

Ketentuan Lomba Essai

Sunday, October 1, 2017

Dosen Manajemen Bisnis Polibatam Latih Ibu-Ibu Buat Jus Anti Kanker

Membuat bros – Ibu-ibu tampak serius memperhatikan langkah-langkah membuat model bros


LPM Paradigma, Batam – Dosen-dosen jurusan Manajemen Bisnis Polibatam mengadakan pelatihan membuat aksesoris berupa bros, jus ubi ungu dan kelepon dalam Pengabdian Masyarakat hari Jumat (29/9) pukul 14.00 WIB di Kampung Melayu, Nongsa. Acara ini diketuai oleh Danar Irianto dan ditujukan untuk ibu-ibu Kampung Melayu sebanyak 25 orang yang terbagi dalam 5 kelompok.

Acara diawali oleh kata sambutan dari Ketua RW 008 Jailani dan Ketua Jurusan Manajemen Bisnis Dwi Kartikasari. Dalam sambutannya Jailani mengucapkan terima kasih kepada dosen-dosen Polibatam karena berkunjung ke Kampung Melayu. Ia juga berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini saja namun terus berkelanjutan dalam kegiatan yang diselenggarakan kampung.


Kata sambutan – Dwi Kartikasari memberikan sambutannya didampingi RW 008 Jailani


“Kalau perlu semua ilmu yang ada disampaikan saja apalagi sekarang ini MEA”, jelasnya.

Sedangkan Dwi mengawali sambutannya dengan dua pantun yang disambut oleh ibu-ibu dengan gelak tawa. Dwi menyebut perkumpulan ini mirip seperti perkumpulan dengan keluarga. Dwi juga sangat berterima kasih kepada ibu-ibu telah ikut dan memohon maaf jika selama kegiatan ada kekurangan dari panitia.

Selesai pembukaan, acara langsung diserahkan kepada Sinarti dan Nanik untuk pelatihan bros. Kelompok yang telah dibagi dibimbing oleh satu dosen dan mahasiswa dengan 5 orang peserta. Mereka mulai menjahit potongan-potongan kain flanel membentuk bunga-bunga yang cantik sesuai model yang ditunjuk. Mereka dapat dengan cepat mempelajari model-model tersebut.

Terdapat beberapa masalah seperti genset yang mati hidup dan kekurangan peralatan. Namun panitia dengan sigap berjibaku mengamankan kendala dibantu dengan pemuda di lingkungan sekitar. Pelatihan bros berlanjut hingga waktu untuk makan dan shalat. Peserta tampak sangat bersemangat mengambil menu bertema seafood yang disediakan.

Acara selanjutnya yaitu pelatihan pembuatan jus ubi ungu yang berkhasiat sebagai pencegah kanker dan menjaga stamina tubuh. Bahan-bahan berupa ubi, serai, jahe dan rempah-rempah lainnya diramu oleh ibu-ibu dengan bantuan panitia sesuai dengan kertas petunjuk yang disediakan.

Jus ubi ungu – Seorang ibu terlihat menjaga rebusan jus ubi ungu kelompoknya

“Simpan kertasnya jangan sampai hilang”, kata salah satu ibu kepada rekannya.
Sisa-sisa perasan ubi itu juga dibuat kelepon diisi dengan potongan keju dan susu di dalamnya. Sambil menunggu kelepon matang mereka mulai memasukkan ramuan jus tersebut ke botol-botol yang disediakan. Botol-botol itu telah dikemas sedemikian rupa lengkap dengan merek dan segel sehingga siap untuk dijual. Semua hasil pelatihan ini kemudian diambil sampel untuk dinilai.

Pembagian hadiah – Pembagian hadiah juara I oleh Dwi kepada kelompok yang memiliki nilai terbaik


Acara diakhiri dengan pembagian bingkisan dan hadiah pemenang kepada kepada ibu-ibu. Mereka begitu bersemangat menerima hadiah yang diberikan. Mereka bahkan langsung membuka dan membagi-bagi hadiah berupa perlengkapan rumah tangga itu. Tawa dan canda terasa riuh menandai kepuasan dan kebahagian ibu-ibu. Mereka berfoto bersama dengan para dosen sekaligus menandai berakhirnya kegiatan pelatihan ini. Semoga pelatihan ini bermanfaat sekaligus mampu memberikan perubahan ekonomi bagi masyarakat. (bm)