Saturday, May 13, 2017

Kemeriahan BYOC di Polibatam Tandai Peringatan 50 Tahun RI-Singapura

LPM Paradigma, Batam - Politeknik Negeri Batam kembali menjadi tuan rumah even bertaraf internasional. Kali ini Polibatam mengadakan Rising 50 BYOC Coding Competition mulai Jumat (5/5) di Gedung Utama Polibatam. Kompetisi ini bertemakan Bring Your Own Computer, Bring Your Own Code, Boost Your Own Career (BYOC). Kompetisi ini diselenggarakan atas kerja sama pemerintah Republik Indonesia dan Singapura sebagai perwujudan dalam momentum 50 tahun hubungan bilateral kedua negara (RISING 50) serta disponsori oleh 23 sponsor dari berbagai perusahaan di dua negara tersebut.

Presentasi - Salah satu tim yang masuk ke dalam Top 10 Best Application sedang mempresentasikan aplikasi mereka di hadapan juri dan peserta lomba lainnya.

BYOC merupakan kompetisi untuk membuat sebuah aplikasi yang bermanfaat dalam kehidupan di bidang IT digital. Kompetisi ini berlangsung selama tiga hari, 5-7 Mei 2017. Peserta yang turut berpartisipasi dalam kompetisi ini lebih kurang 880 peserta. Peserta bukan hanya dari Batam dan sekitarnya, melainkan dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Kompetisi ini terbuka untuk umum. Adapun yang di perlombakan dalam kompetisi ini adalah cara membuat aplikasi layanan digital yang terbaru. Kompetisi ini dibagi menjadi tiga kategori atau yang disebut dengan problem solving di antaranya aplikasi logistik, digital kesehatan dan finansial teknologi. KBRI Singapura juga turut mengundang kedutaan besar yang ada di Singapura, terdiri dari kedutaan besar Jerman, Spanyol, Belanda, Portugal, Chili, Peru, Vietnam dan Singapura.
Peserta yang mengikuti kompetisi ini dibagi menjadi beberapa kelompok yang beranggotakan 6-10 orang. Mereka dituntut untuk membuat sebuah aplikasi dan masing-masing kelompok memiliki mentor yang bertugas untuk mengevaluasi atau memberikan masukan terhadap kinerja kelompok tersebut. Ini menjadi penilaian apakah kelompok tersebut layak masuk ke top 10 best application dan mempresentasikan aplikasi mereka di hadapan juri. Tentu saja para juri dan mentor bukan hanya dari Indonesia melainkan dari negara asing.

 Antusiasme peserta megikuti coding competition sabtu(5-7/17)

Juara pertama akan mendapatkan hadiah sebesar Rp 20.000.000, juara kedua sebesar Rp 15.000.000 dan juara ketiga sebesar Rp 10.000.000 dan juara keempat sebesar Rp 8.000.000. Selain itu masing-masing tim yang berhasil masuk ke top 10 best application mendapatkan hadiah sebesar Rp 5.000.000 (lima juta rupiah).


0 komentar:

Post a Comment