Wednesday, September 21, 2016

HITUNG INDEKS MASSA TUBUH, KENALI KATEGORI BERAT BADAN

LPM PARADIGMA, BATAM - Obesitas adalah penimbunan lemak dalam tubuh yang sulit terurai dan mengakibatkan kegemukkan pada diri seseorang.  Menurut data yang dilansir dari situs National Geographic, lebih dari 40 juta orang di Indonesia mengidap obesitas dan konon anak-anak Indonesia menempati peringkat pertama pengidap obesitas di Asia Tenggara.

Obesitas berkaitan erat dengan fungsi organ tubuh lainnya seperti halnya jantung.  Terdapat hubungan langsung antara indeks massa tubuh tinggi dengan resiko penyakit jantung. Semakin banyaknya lemak didalam tubuh, maka area sekitar jantung pun dipenuhi oleh lemak. Sehingga, fungsi jantung dapat terhambat dan menjadi tidak normal.

Kurangnya aktivitas juga dinilai dapat memicu obesitas. Kebiasaan bermalas-malasan, mengonsumsi junk-food, dan rendahnya asupan buah serta sayur juga penyumbang seseorang mengidap kegemukkan.  Namun, tidak selalu disebabkan oleh gaya hidup, obesitas juga dapat disebabkan karena faktor genetik.

Beberapa negara tengah sibuk menekan angka obesitas. Seperti halnya dibagian Belahan Eropa. Makanan atau minuman yang memiliki kadar gula tinggi di banroll dengan harga yang lebih mahal dari harga biasanya. Peraturan ini ditujukkan agar warganya mengurangi makanan atau minuman yang memiliki kadar gula tinggi yang dapat memicu obesitas.

Ada beberapa cara untuk menentukkan tingkat berat badan pada diri seseorang salah satunya dengan Body Mess Index, berat badan dibagi dengan tinggi badan lalu dikali dengan tinggi badan. Apabila hasilnya lebih dari 27, anda patut waspada ya! Karena sudah dapat dikategorikan obesitas.


Namun, jangan khawatir karena tidak ada kata terlambat untuk penanganan dan pencegahan obesitas. Jaga asupan makanan, mengonsumsi buah dan sayur, dan yang paling penting adalah bergerak atau olahraga minimal lima belas menit sampai setengah jam perhari. (kaa)

0 komentar:

Post a Comment