SHARING BERSAMA KRU LPM KETIK POLIMEDIA JAKARTA

Sharing bersama salah satu KRU LPM Ketika Polimedia

BARELANG ROBOTIC TEAM RAIH JUARA I KRSBI 2016

Tim robot Politeknik Negeri Batam, Barelang Robotic Team berhasil meraih juara 1 kategori KRSBI (Kontes Robot Sepak Bola Indonesia) dalam KRI (Kontes Robot Indonesia) 2016

LPM PARADIGMA TEMU DAN SHARING BARENG KRU BARU

LPM Paradigma menggelar temu dan sharing bersama kru baru di lapangan Harmoni kampus Polibatam

MEMPERINGATI HARI BUKU, BEM dan ATAP MERAH GELAR DISKUSI TERBUKA

EM Polibatam bersama Atap Merah menggelar diskusi terbuka bertemakan “MUAK (Membaca Untuk Angkat Kejayaan) Dengan Buku”, Rabu (18/5) di lobi kampus.

Saturday, February 27, 2016

Kenapa Mahasiswa Sering Ngaret?

Sudah datang tepat waktu eh ternyata yang lainnya pada belum datang. Bahkan sampai molor satu jam lagi! Siapa nih yang pernah jadi korban teman – temannya yang ngaret? Atau pernah jadi pelaku ngaret?
Selama menjadi mahasiswa, agan atau sista pasti pernah mengalami kejadian seperti ini. Ketika sedang kerja kelompok, rapat organisasi atau acara jalan – jalan bareng. Pasti ada tuh teman – teman agan yang ngaret. Seharusnya sebagai mahasiswa, kebiasaan buruk seperti ini sudah tidak boleh ada lagi dalam kepribadian kita. Bagaimana mungkin ketika ketika kita sudah bekerja dan sedang diadakan rapat lalu kita ngaret. Bisa – bisa kita kena marah bahkan bukan tidak mungkin dipecat.
Lalu, apa sih alasan mahasiswa sering ngaret ketika ada janjian kumpul bersama? Oke, saya menguraikan beberapa alasan yang mungkin Anda pernah mengalaminya juga.
1.      Bangun kesiangan
Ya, bagi mahasiswa – mahasiswa yang punya tugas menumpuk begadang sudah menjadi santapan sehari – sehari. Alhasil, jam tidur seorang mahasiswa apalagi mereka yang tidak pandai mengatur jadwal pasti berkurang. Ketika ada janjian kumpul bersama, bahkan di hari libur, merekapun bangun kesiangan dan akhirnya telat.
2.      Berprasangka teman lainnya juga bakalan telat.
“Ah, ngapain gue datang cepat – cepat, palingan yang lain pada ngaret”. Pemikiran seperti ini sering terlintas di pikiran mereka yang suka ngaret. Karena, paling gak suka nunggu – nunggu merekapun sengaja memperlambat kedatangan mereka. Mereka lebih suka teman – temannya menantikan kehadirannya. Ciee.. yang butuh perhatian.
3.       Ada urusan mendadak.
“Sorry bro, tadi nyokap gue minta diantarin ke pasar”. Datang telat karena ada urusan mendadak. Alasan ini sering digunakan oleh mereka yang ngaret. Nggak tahu apakah itu memang benar apa adanya atau hanya alasan belaka.
4.      Jalan macet.
Jalan macet sudah pasti menjadi risiko mereka yang menggunakan jalan. Begitu juga dengan teman – teman kita yang ngaret karena terjebak macet. Apalagi jika dia naik angkot, entah berapa lama dia telatnya.
     
Kalau ada teman – teman merasa sering ngaret ketika ada acara kumpul bersama sebaiknya agan rubah kebiasaan itu. Biar agan terbiasa menjadi pribadi yang disiplin dan tepat waktu. Oke, itulah semua alasan kenapa mahasiswa sering ngaret versi saya. Kalau ada pendapat – pandapat lainnya, silakan di tambah sendiri oke. (Bima)




Buletin LPM Paradigma Edisi I Februari 2016







\











Wednesday, February 24, 2016

Rio Haryanto, Manor Racing dan Mahasiswa Polibatam

Rio Haryanto di kokpit jet darat Manor Racing
f.sport.okezone.com

Masih hangat bahkan masih panas diperbincangkan. Anak muda kelahiran Solo jadi kontestan pertama dari Indonesia di ajang balap jet darat tercepat sejagat, Formula 1. Siapa dia? Tak lain tak bukan adalah Rio Haryanto. Mulai dari orang tuanya, abang-abangnya, keluarga bapaknya, keluarga ibunya, kawan-kawan sepermainannya, pacarnya (mungkin), tetangganya, menpora dan stafnya, presiden dan wapres beserta stafnya girang bukan kepalang. Bahkan kita-kita yang hanya mengenal si Rio lewat dunia maya saja sampai ikutan bangga.
Kita mesti berbangga. Soalnya, menembus kejuaraan dunia macam F1 bukan perkara main-main. Butuh dedikasi, skill dan biaya yang tidak sedikit untuk sampai kesana. Buktinya, tengok saja si Rio Haryanto ini, dia sudah membalap sejak usia dini dan melalui semua tahapan menuju F1. Mulai dari tingkat daerah, nasional hingga asia sudah ia ikuti. Bahkan Rio berhasil menduduki posisi keempat klasemen GP2 (kompetisi dibawah F1) musim 2015, sehingga kursi F1 untuk musim 2016 pantas ia dapatkan.
Tim asal Inggris bernama Manor Racing jadi tempat Rio berlabuh. Sempat terkatung-katung nasibnya akibat kurangnya dana untuk menebus satu kursi di Manor Racing, akhirnya Rio resmi diperkenalkan sebagai pembalap kedua tim tersebut minggu lalu dan akan turun full season di F1 musim 2016! Luar biasa bukan? Tentu! Dengan embel-embel pembalap muda berbakat dan wakil pertama Indonesia tentunya pencapaian Rio untuk menjangkau F1 sangat luar  biasa dan patut diapresiasi. Meski Manor Racing bukanlah tim dewa sekelas Ferrari atau Mercedes, bergabungnya Rio Haryanto adalah suatu hal yang prestisius bagi kita semua karena seperti yang telah dikatakan tadi, F1 bukan kompetisi ecek-ecek. Butuh tekad baja hingga biaya yang luar biasa mahalnya untuk mewujudkan itu. Dan Rio Haryanto berhasil melakukannya.
Memang perjalanan Rio di F1 baru akan dimulai. Tapi bukan berarti kita sebagai mahasiswa Polibatam tak bisa mengambil hikmahnya. Bahwa setiap usaha keras pasti membuahkan hasil, bahwa setiap kesempatan sekecil apapun bisa diambil, bahwa nasib buruk suatu saat akan berbalik. Dan masih banyak diantara kita mahasiswa Polibatam yang belum sepenuhnya menyadari itu. Contohnya seperti kasus dibawah ini :
1.      Mahasiswa A : Aku masuk Poltek terpaksa karena gak diterima di kampus …..
2.      Mahasiswa B : Aku salah masuk jurusan. Sebenarnya aku mau masuk jurusan ....
Diatas beberapa kasus yang sering terdengar di kalangan mahasiswa Polibatam. Ini pandangan yang salah besar. Justru bisa berkuliah di perguruan tinggi manapun, jurusan apapun adalah sebuah nikmat yang harus disyukuri karena tak sedikit diluar sana anak-anak putus sekolah. Bukan sebaliknya, mengeluh dan menyalahkan keadaan.
Well, tulisan ini bukanlah untuk menggurui. Hanya sekedar untuk membagi pikiran penulis saja terkait dengan fenomena beberapa mahasiswa di kampus kita yang merasa dirinya berada di kampus dan jurusan yang salah. Buang jauh-jauh perasaan salah kampus dan salah jurusan itu. Tetaplah bersyukur meski tak berada di kampus dan jurusan yang diinginkan Jadilah seperti Rio Haryanto yang tak kenal lelah perjuangannya. Karena siapa tau, tuhan punya rencana luar biasa untuk kita. Salam! (***)


Friday, February 19, 2016

Dihadiri Oleh Direktur, Ruang P3K Kampus Polibatam Resmi Beroperasi


Direktur Polibatam saat memberikan sambutan di peresmian ruang P3K

LPM Paradigma, Batam – Ruang Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) telah diresmikan pada hari Jumat (19/2). Ruang ini di antara kantin dan Bank BNI Syariah cabang Polibatam. Acara berlangsung mulai dari pukul 10.25 WIB hingga 10.45 WIB. Peresmian ini dihadiri oleh Direktur Polibatam, Dr. Priyono Eko Sanyoto, Ibu Dwi Setiorini selaku perawat P3K, staf manajemen Polibatam dan mahasiswa perwakilan setiap ormawa. Selain untuk meresmikan ruangan P3K, acara ini juga bertujuan untuk menyosialisasikan ruangan tersebut kepada civitas kampus.

Acara dimulai dengan kata sambutan dari Direktur Polibatam dan diakhiri dengan pembacaan doa penutup sekaligus pemotongan tumpeng sebagai tanda peresmian. Setelah peresmian berakhir, ruang P3K resmi beroperasi walaupun masih belum beroperasi secara penuh karena kurangnya tenaga kesehatan. Mahasiswa maupun civitas kampus yang ingin menggunakan ruang P3K agar dapat menghubungi Ibu Rini terlebih dahulu atau menemuinya langsung di ruang 307. (DH/PK/BS)

Sunday, February 14, 2016

Kru LPM Paradigma 2016 Resmi Dilantik

Suasana Pelantikan Akbar Ormawa Polibatam 2016

LPM Paradigma, Batam – Sabtu (13/2) sebanyak 27 orang kru LPM Paradigma 2016 resmi dilantik dalam Pelantikan Akbar ormawa Polibatam 2016 dengan tema “One Family One Goal” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Raya ( –Pira). Pelantikan ini diadakan di Auditorium A Politeknik Negeri Batam dan dimulai pada pukul 09.00 WIB. Seluruh pengurus dilantik dan diambil sumpahnya langsung oleh Presiden Mahasiswa 2016, Ricky Rahmat disaksikan oleh seluruh peserta pelantikan. Pelantikan diakhiri dengan pemberian plakat oleh Presiden Mahasiswa yang diterima oleh Pimpinan Umum LPM Paradigma 2016, Arif Safrimawan.

Selain melantik pengurus LPM Paradigma, juga dilantik pengurus BLM, BEM, HIMA dan UKM periode 2016. Pelantikan ini dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan  dengan kata sambutan oleh Pudir III Bidang Kemahasiswaan, Ari Wibowo, MT. Acara berlangsung meriah dengan diisi berbagai penampilan mahasiswa, seperti dance, akustik hingga puisi. Semoga pengurus-pengurus baru  ormawa Polibatam dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya sesuai dengan sumpah yang diikrarkan. Hidup Mahasiswa !!! (BS)