Thursday, October 30, 2014

Bidadari Strong

BIDADARI STRONG

Wanita memang pantas disebut bidadari karena keelokannya dan kelembutannya. Namun yang saya maksud disini bukanlah wanita yang rajin minum jamu atau kuku bima supaya kuat. Bukan juga wanita yang mampu menarik mobil truk hanya menggunakan gigi seperti Limbad. Tetapi wanita yang mampu mengendalikan gejolak emosi dalam dirinya saat menghadapi masalah.

Sedikit saja tersakiti, wanita akan merasa dirinyalah yang paling menderita dipermukaan bumi ini. dengan perasaan tersebut maka dia akan menangis dan merasa lemah di hadapan orang-orang di sekitarnya seakan ingin menunjukan bahwa dirinya hanyalah makhluk wanita yang  rapuh. Dengan menunjukan air matanya itu ia berharap banyak orang yang akan simpati kepadanya. Padahal dengan sikap yang seperti itu , tidak semua orang melihatnya menarik bahkan sebaliknya.

Misalnya jika di putuskan seorang pasangannya, sedikit wanita yang mampu mengendalikan emosinya. Sebagian besar mereka akan meluapkan emosinya, dengan marah-marah, curhat  sana curhat sini dengan teman dan media social berharap orang yang di tuju merasa simpati terhadapnya, atau bahkan menangis dipojokan kamar mandi dengan mengguyurkan air air bergayung-gayung, yang lebih parahnya lagi jika ia merasa hidupnya sudah tidak berati lagi bukan tidak mungkin jika ia berniat menghabiskan nyawanya.

Jadikan masalah-masalah yang kita hadapi sebagai jembatan untuk diri kita dalam menuju kedewasaan diri. Jangan selalu menyalahkan setiap episode – episode yang kita hadapi karena semua itu pasti ada sisi baiknya untuk kita. memang menangis itu perlu, namun lebih baik mennagis dihadapan Yang Maha Pencipta agar lebih merasa tenang. Sebenarnya malu jugakan begitu mudahnya wanita mengeluarkan air matanya untuk hal yang tidak begitu penting . tidak semua masalah harus di barengi dengan air mata, karena itu akan lebih di sebut “cengeng”.

Seperti lagunya Dewa 19 “hadapi dengan senyuman” masalah tidak akan selesai jika hanya diam dan menangis.  Jangan merasa kalah dengan masalah yakinlah diri kita lebih kuat dari apa yang kita bayangkan karena kita Tidak Lemah. Kita hanya boleh menangis bahagia. (hesty)


0 komentar:

Post a Comment