Monday, June 23, 2014

Pers Kampus yang dipandang Sebelah Mata

LPM PARADIGMA – Sebuah kampus biasanya memang ada bagian yang menyampaikan informasi yang ada dikampus itu sendiri. Salah satunya kami, sebagai organisasi yang memang didalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga tercantum sebagai media Informasi.

Seperti yang tercantum pada Bab I, Pasal 1
"LPM PARADIGMA adalah lembaga otonom yang ada di Politeknik Negeri Batam yang bergerak di bidang pers kemahasiswaan yang memiliki kepedulian terhadap lingkungannya dengan cara memberikan informasi, mengontrol, mengkritik, memberi saran serta yang lainnya berdasarkan kemampuan berpikir yang tercurahkan lewat ide atau gagasan demi terciptanya kehidupan kampus yang ideal pada khususnya dan kehidupan masyarakat yang adil dan makmur pada umumnya."

Banyak pro dan kontra terhadap informasi yang kami sampaikan, mulai dari pemberitaan sampai kepada opini. Tapi kami bangga karena masih ada mahasiswa yang perhatian dengan kami.

Untuk penyampaian informasi dan program kerja, ada organisasi yang dulunya ingin membantu kami, menjembatani kami, tapi malah sebagian wilayah kami diambilnya. Memang organisasi ini memiliki ruangan khusus, sedangkan kami hanya berbagi dengan organisasi lainnya. Organisasi ini juga memiliki akses internet yang cepat, sedangkan kami hanya berharap dari sinyal modem yang harus diisi setiap bulan dengan anggaran kami.

Tentunya untuk penyampaian informasi organisasi yang diceritakan tadi terbilang sangat cepat, sedangkan kami, harus mengkompres dulu gambar yang diambil di kamera dslr kami, terus baru bisa di upload. Untuk penyampaian informasi, kami juga harus melewati beberapa tahap, dari mulai wartawan dilihat dan dipilih oleh Kepala Liputan, selanjutnya kebagian editor untuk diperbaiki kata-katanyanya dan dicek kebenarannya, selanjutnya ke bagian Pimpinan Redaksi yang menyetujui informasi, dan terakhir baru ke media online untuk mempublisnya. Pada saat ingin mengupload dan mempublis hasil dari karya kami, sudah ada organisasi yang duluan mengupload informasi yang serupa. Hal ini pastinya akan membuat pandangan orang melihat kami bersaing. Jadi kami berusaha untuk mengalah. 

Saat kami membuat informasi dalam bentuk cetakan, organisasi ini juga membuatnya dan mendokumentasikannya, sehingga warga kampus lebih mengetahui bahwa informasi cetak ini adalah hasil dari organisasi yang diceritakan tadi, sedangkan kami bisa-bisa dibilang menjiplak informasi. Jadi kami usahakan untuk mengalah dan hanya sampai edisi ke lima saja.

Hasil Karya Cetak Kami 

Terus dulunya ingin membuat audio rekaman suara reporter dan di letakkan di website, hanya saja kami menunggu proses pembelajaran menjadi reporter. Tapi organisasi ini juga membuat radio online, ya dibilangnya ini inovasi mereka. Di website kami masih ada tempat untuk meletakkan audio, tapi kami stop kan, untuk apa bersaing di hal yang sama.

Audio Recoreder, hanya 4 audio saja
Terus untuk attribute sebuah organisasi, ya pastinya dari pers memiliki kartu pers dan baju pers, nah kami lihat organisasi ini juga memiliki hal yang sama. Saat pelantikan, kami menggunakan atribute ini. dan sudah diketahui oleh masyarakat batam, karena masuk koran. heheh

LPM dengan atribute pers nya

Jadi apa yang bisa kami lakukan ? untuk informasi kami bisa dibilang kalah cepat dengan admin kampus dan organisasi ini karena akses internet bisa dibilang kalah saing. Sudah kami kirimkan surat juga untuk masalah ini ke pihak berwajib, serta sms ke mereka, cuman belum ada tanggapan seperti apa tindak lanjutnya. Jadi kami mencoba dengan menulisnya.

Jujur kami sebagai pers masih memberitakan organisasi ini dengan lembut, karena memang kami merasa bekeluarga bersama mereka. Sebenarnya tidak memihak itu adalah pers.

Ya untuk apa juga memberikan informasi yang sudah ada, jadi kami mencoba memberikan opini kami seputar kampus, tapi malah banyak mahasiswa yang kontra terhadap kami, malah dibilangnya informasi kami tidak di filter, menjelekkkan kampus, dan sebagainya. Tapi sebenarnya tujuan kami adalah baik, agar mahasiswa tau apa yang jelek dan harus diperbaiki, jadi kampus menjadi yang terbaik.

Tapi dibalik semua itu kami mencoba tetap memberikan informasi kepada mahasiswa, ya sukur ada beberapa mahasiswa yang berterima kasih kepada kami, terhadap informasi yang kami berikan. Dan beberapa dosen juga sangat apresiasi kepada kami.

Seperti apakah yang diinginkan terhadap organisasi pers ? 



PENULIS : MUHAMMAD ALI 

22 comments:

  1. ada yang bilang ikan itu yang busuk pasti kepalanya
    suara yang masih bisa kita gunakan melewati rongga tenggorokan dan di keluarkan lewat mulut lebih baik di gunakan .
    saya menunggu rongga yang menyatakan pemberbicaraan langsung bersama kami,
    tidak usah kita terlalu munafik.
    saya sudah cukup diam dengan semua bahasa negatif yang ada di seluruh media,
    mari ,,, saya mengaja saudara sekalian untuk bertemu bersama saya
    kami tunggu kesediaanya . trimakasih ,
    mohon di ingat ikan itu yang busuk kepalanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. o ya ada yang lupa penghargaan saya yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada penulis yang luar biasa, smoga slalu berkembang tulisanaya, jadi penulis yang berbudi luhur tau benar dan salah.
      ammin.. izin publish

      Delete
    2. nah,....kenapa diam saja..dari organisasi pengawas juga sudah kami sampaikan keluhan kami, nyatanya tidak ada timbal balik ke kami... terus sudah kami layangkan surat ke sekretariat cuman 2 hari didalam surat, cuman belum ada balasan. ......

      Delete
  2. kalau masalah internet saya rasa juga sama, sama pakai modem dan sama2 pakai wifi kampus yang ada

    ReplyDelete
  3. mas, kalau bisa dibicarakan dengan baik-baik kenapa harus menyindir lewat artikel? seharusnya sesama organisasi itu saling mendukung, bukannya malah iri bahkan menjatuhkan. awalnya saya salut sama LPM, ada buletin, video liputan, dll. Tapi semenjak artikel ini keluar, pandangan saya berubah. Apakah artikel seperti ini layak? Fasilitas internet itu memang sudah ada dari dulu, kalau anda komplain masalah internet, langsung komplain saja ke yang menyediakannya. lagian asal anda tahu, internet di ruangan itu tidak lah cepat, kalau memang anda ingin pakai, silahkan. asalkan izin dengan pemilik ruangan, lagian akses yang biasa digunakan itu hanya wifi "speedy instan" dan itu berbayar. Kalau masalah mahasiswa kontra karena informasi yang anda keluarkan, seharusnya anda instrospeksi diri, apa benar informasi yang anda keluarkan itu menjelekkan. Jadikan kritik itu sebagai masukan yang membangun, bukan mengadu dengan membuat artikel seperti ini. Lagian, dengan anda membuat artikel seperti ini, sudah selayaknya mahasiswa tersebut berkata demikian. Tidak salah menurut saya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Luar biasa, soal salut atau tidak dengan LPM itu tergantung ke orangnya. Jika dia sudah slut dari awal pasti dia akan senantiasa slut..
      kami masih banyak sekali kekurangan ..jadi ya tidak perlu di salutin juga. .hehehe

      Delete
  4. LPM sudah kirimkan surat istimewa . cuman belum ada tanggapan

    ReplyDelete
  5. wah mantap tu, kalau bisa kita ajak semua ormawa.jadi kelar masalahnya....
    BLM yang jadi MODERATORNYA mustopa..
    hari ini yang sannga di tunggu2. .cuman kalau bisa di taman LPM , eh salah taman BEM maksdnya .. .:)

    ReplyDelete
  6. mohon maaf , pembuatan surat yang benar silahkan di tanyakan ke BEM nanti akan di kasih tau dengan benar cara yang baik dan sesuai dengan prosedur,
    surat yang rekan-rekan buat , di tujukan kepada divisi inti,
    mohon maaf kami tidak ada divisi INTI,
    kami tidak menerima surat yang memang tidak benar dan kami rasa tidak ada unsur kepentingan yang terkait, yang sesuai dengan standart pembuatan surat yang ada dari legislatif.
    ya,, nanti boleh kita selenggarakan di taman LPM di dekat LOBY asrama E ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau seperti itu... ini tulisan juga tidak di tujukan ke BEM, karena tidak ada sikitpun kami mencantumkan nama BEM.... terus kenapa bisa sampai seperti ini.... ?

      Delete
    2. sebenarnya kalian kan bisa memberitahukan kepada kami, jikalau surat yang kami antar itu salah. bisa lewat sms atau bagaimana....

      Delete
    3. di taman LPM di dekat LOBY asrama E.... bolehkah kami tau tapatnya itu di mana ya ?

      Delete
  7. mas di liat dengan baik tulisan saya,, diam saya itu dmna???

    ReplyDelete
  8. izin memperjelas, diam yang saya maksut, saya tidak menanggapi isu syara' negatif yang menyangkut,
    keseluruhan personal pribadi mahasiswa politeknik negeri batam apalagi ormawanya.
    nah,., kebetulan saya sudah cukup diam>>
    maka dari itu izin saya mengikuti percakapan kalian di media.

    ReplyDelete
  9. Yela...jangan lama2 e..ditunggu lah ngu,pul..menteri sama redaktur lpm

    ReplyDelete
  10. Lebih bagus lagi di lobi poltek saja...
    Jdi rakyat tau kinerja dewan2 nya di organisasi..hihi.

    ReplyDelete
  11. Lbh bgus lagi undang para manajemen..
    Mereka kan lebih dahulu daripada kita. Jadi tawu kerjanya..

    ReplyDelete
  12. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  13. Boleh ikut comment yaa :)
    karena saya punya hak seperti yang dicantumkan dalam UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
    NOMOR 9TAHUN 1998 TENTANG "KEMERDEKAAN MENYAMPAIKAN PENDAPAT DI MUKA UMUM" pasal 1 ayat 1 :)

    Saya pernah dengar undang undang 1945 pasal 28 E ayat (3) tentang Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat. *kalau salah mohon koreksi yah :)
    mengesampingkan tentang semua program temen temen kedua belah pihak dan landasan hukumnya. Nah,itu bukan berarti semakin banyak bersaing akan membuat semangat juang yang tinggi yah :) seperti UGM dan ITB yang memiliki kualiutas karena daya saing mahasasiswanya yang tinggi (bukan karna menang dosen atau fasilitas yah ). Nah, ini kok temen-temen malah loyo yah.
    Saya mempunyai sarah deh, seharusnya temen temen harus buat differensiasi produk dong. Contoh sederhananya,dimedan ada jualan bika ambon malah banyak. tapi mereka punya differensisasi sendiri dan menjunjung trend mode sendiri seperti Bika Ambon Meranti dan Zulaikha. walaupun bergerak dibidang yang sama tapi mereka tidak saling sikut tuh :)
    yang ada mah mereka malah sama sama tumbuh dan berkembang.
    nah begitu juga kalian semua, walaupun sama sama berjalan merangkak untuk tumbuh dan berdiri disuatu institusi harusnya saling mendukung dan bersaing :)
    Jangan mau kalah ya sama Zulaikha dan meranti :)
    Ditunggu deh denger kalian semua duduk bareng sambil makan bika ambon terus tertawa bersama sama.
    *kalau saya salah mohon maaf, setiap orng punya HAM dan batasannya adalah HAM orang lain itu sendiri :) #SokTuaDikit

    ReplyDelete
  14. iya...cuman ini bukan soal jualan bika ambon.. memang didalam dunia usaha begitu...ngak ada saling sikut.. memberikan kebaikan produk masing-masing.
    tapi jujur ini sangat BEDA.
    ini antara organisasi PERS & EKSEKUTIF. ....beda ....

    layaknya kabinet presiden dengan media.
    maaf izin nambah

    ReplyDelete
  15. Mohon maaf sblumnya untuk informasi sya rasa kmi juga brtanggung jwb , apa fungsi kmi ? Krna kmi juga dri informasi ?? Internet cukup kenceng ?? Perasaan dr kmaren pke internet kmpus wifi id modem dn sbginya. Knpa informasi cepet update ingsyaallah krna kmi saru tim sling bkrja sma , mhon maaf untk sblumnya jika kta2 sy kurg berkenan tp apa yg kmi smpaikn tdk sdikitpun km ingin brsaing tp niat kmi adalh ingin smua mhasiswa tau informasi yg ada krna sblum2 nya acara tdk slalu ramai krna ada.beberapa yg tdk mengetahui adanya acara. Nah itulah fungsi kmi dsni khususnya dri birokrasi dsni menyebarkn informasi kpda mahasiswa

    ReplyDelete