Sunday, May 18, 2014

Asyiknya Melancong Ke Hutan Mangrove Pulau Bintan


Hai Sahabat, Gue fiqih dan ini merupakan kiriman gue yang ke dua di hari sabtu yang begitu indah. Sekitar 3 minggu lalu gue dan rekan rekan gue melancong coy ke Pulau Bintan. Asyik coy, pada irinya ??hehehe.. kami di Bintan 5 hari loo, seluruh wisata kami jelajahi sob, tapi ada satu ni yang gue suka yaitu Hutan Mangrove coy, pada tau tak napa gue suka di hutan mangrove ?? bigini sob, Indonesia merupakan negara yang terletak di kepulauan tropis dengan jumlah pulau lebih dari 17.500 pulau (sok sok tau ni..hehe) dan garis pantai tidak kurang dari 18.000 km (gue sok sok tau lagi J ). 

Indonesia sangat ideal bagi ekosistem mangrove. Di Indonesia, hutan mangrove tersebar hampir di seluruh kepulauan. Menurut gue Sebagian besar terkonsentrasi di Papua, Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi. Sebagian lainnya tersebar di pulau-pulau lainnya, termasuk pulau Bintan ini sob. Jadi sob, kesempatan yang luar biasa gue bisa berada di sana dan menikmati indahnya mangrove. Ajib ajib ajib..

Gue tau ni Hutan Mangrove dari rekan gue yang merupakan Tim Melancong Coy. Jadi kami sebelum ke Hutan Mangrove kami Melancong Coy ke Gunung Bintan sob, hehe.. Tapi Sob, di Hutan Mangrove bukan hanya Bakau aja tapi ada cagar budaya Istana Kota Rebah yang sangat indah, menurut gue, Objek wisata ini meski sedikit jauh dari pusat kota pinang karena kita akan menyebrang jembatan Sungai Carang tetapi tetap saja banyak peminatnya loo. Gue pertama kesana langsung tertarik loo sob.

Sedikit singgung sejarah ni sob, Kawasan hutan mangrove ini mengelilingi beberapa peninggalan sejarah yang dibangun pada masa Sultan ke-VIII kerajaan Riau-Johor-Pahang-Lingga, Sultan Abdul Jalil Syah III (1623-1677) untuk menjadi pusat kerajaan yang secara resmi dipindahkan dari Johor pada masa Sultan Ibrahim Syah pada tahun 1677-1685.

Kawasan hutan mangrove yang berada di Hulu Sungai Carang, Kota Tanjungpinang memiliki luas lebih kurang 10 hektar. Menurut wawancara singkat gue dengan penjaga disana sob, karena gue datangnya hari kamis jadi sedkit sepi sebenarnya, mangrove ini bakalan rame pada hari sabtu dan minggu sob, jadi kalau sobat mau ke sana datangnya hari sabtu atau minggu aja. Karena setiap hari sabtu maupun minggu hampir seratus pengunjung yang datang kemari, ada yang sekedar untuk melepas lelah, atau dari kalangan mahasiswa maupun pelajar yang datang untuk melakukan penelitian di hutan Mangrove begitu kata penjaganya sob. Cuma kalau kemari jalannya masih kurang bagus sob, gue kurang tau juga apakah pemerintah di sana tidak memperhatikan atau kita sebagai pengunjung tidak menjaganya.

Nah selain tempat yang menarik yang buat gue suka dengan Hutan Mangrove yaitu Manfaat dari hutan magrove ini sangat banyak, antara lain sebagai habitat satwa langka, pelindung terhadap bencana alam, pengendapan lumpur, penambahan unsur hara, penambat racun, sumber alam dalam kawasan (in-situ) dan luar kawasan (ex-situ), transportasi, sumber plasma nutfah, rekreasi dan pariwisata, sarana pendidikan dan penelitian, memelihara proses-proses dan sistem alami, penyerapan karbon, memelihara iklim mikro, dan mencegah berkembangnya tanah sulfat masam. Hebatnya gue bisa tau banyak manfaatnya mengenai hutan mangrove ?? hehehe sebenarnya gue search google lo sob tentang manfaatnya ..hehehe..

Intinya Sob, gue dan Rekan Tim Melancong Coy merekomendasikan kepada sobat pembaca semuanya yang belum pernah kemari. Baik dengan sepasang kekasih maupun rombongan tapi jangan sendirian ya ntar nggak ada kawan curhat pula.. hehe..



Penulis : @FiqihK | @MelancongCoy (Line, Instagram, twitter) 

0 komentar:

Post a Comment