Monday, November 18, 2013

Cerita di Balik Baksos Polbat

Baksos yang dilaksanakan oleh BEM dan mahaiswa Polbat tidak hanya membuat kan sumur dan tempat pembuangan akhir atau sepsitenk, tetapi mahasiswa Polbat juga melakukan aksi sosilisasi pentingnya menyikat gigi dan cara melkukannya kepada anak-anak Sekolah Dasar Negeri (SDN) 016 Galang, Batam. Para siswa SDN 016 sangat antusias dengan kedatangan tim Polbat, ini ditandai dengan semangatnya mereka melakukan kegiatan-kegiatan yang dipimpin langsung oleh mahasiswa, yaitu salah satunya menyikat gigi.
SDN 016 memiliki 45 orang murid dan 6 tim pengajar untuk kelas 1 hinggal kelas 6. "Walaupun siswa di SDN 016 tidak terlalu banyak, namun mereka sebenarnya sangat semangat untuk belajar, tetapi di karenakan berbagai hal, akhirnya siswa yang bisa mencapai kelas 6 pun saat ini hanya 4 orang" ucap salah seorang guru. Hal-hal yang biasanya membuat siswa-siswi Sekolah Dasar ini berkurang adalah sifat tradisi masyarakat kampung Blogkeng yang tidak bisa dihindari, banyak orang tua yang akhirnya membawa atau sengaja memberhentikan anak-anaknya sekolah dengan berbagai alasan, tidak jarang orang tua meminta ijin kepada guru hanya untuk mengajak anaknya ke kota dengan alasan yang tidak jelas. Alasan lain siswa-siswi berkurang adalah jauhnya rumah yang mengharuskan mereka menyembrang dari perkampungan mereka menggunakan sampan.

Hal-hal tersebutlah yang membuat siswa-siswi tersebut menjadi berkurang, yang awal kelas 1 mereka bisa mencapai sekitar 8-9 orang, karena seleksi alam akhirnya hanya tersisa 4 orang di kelas 6 saat ini.

0 komentar:

Post a Comment