Thursday, October 31, 2013

Kebersihan Poltek yang Menurun

Kebersihan Poltek yang Menurun
Kebersihan Politeknik Negeri Batam yang sudah mulai menurun akhir-akhir ini membuat Poltek tidak lagi mejadi kampus yang asri. Ini di karenakan banyak faktor yang mempengaruhinya. Faktor pertama adalah masyarakat kampus yang sudah semakin banyak yang sudah melebihi kapasitas kampus itu sendiri. Dengan kapasitas kampus 1000 mahasiswa, sekarang justru hampir 2500 mahasiswa yang menuntut ilmunya di Poltek.
Yang kedua adalah sistem kebersihan yang tidak lagi sama. Dengan sistem kebersihan yang baru yaitu outsourching, Poltek tidak bisa menegur langsung perusahaan outsourching di karenakan tidak ada ari pihak ketiga kampus contoh mahasiswa yang komplin dengan hal tersebut. Hal yang paling terlihat jelas ketika jam istirahat mahasiswa banyak sampah yang berserakan di sekitaran lobi, terutama disekitar mushola dan koperasi, tidak hanya itu, bahkan kantin pun sudah tidak lagi nyaman untuk di kunjungi ketika istarahat berlangsung, dengan aroma yang menyengat bersumber dari kantin. Belum lagi mahasiswa yang makan di sekitar belakang dan luar kantin yang jelas-jelas sudah banyak kertas yang d tempel oleh pihak Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) dan kampus yang tidak mengijinkan untuk membawa makanan keluar dari kantin. Dan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) pun juga sudah berusaha mensosialisasikan tempat penumpukan piring ketika sudah selesai makan. Tapi masih banyak mahasiswa yang nekat membawa makanannya keluar kantin, dengan alasan sudah tidak ada lagi tempat di kantin.
Yang ketiga adalah kamar mandi. Kamar mandi merupakan tempat yang sangat sensitif tentang kebersihan. Banyak kamar mandi yang tidak terjaga kebersihanya di karenakan air yang sering mati, saluran air yang mampet dan masih banyak lainnya.
Banyak pihak yang menyayangkan hal ini. Ketika BEM mengadakan Bincang-Bincang Mahasiswa dengan agenda fasilitas kampus, banyak pihak yang komplin dengan hal tersebut, apa sebenarnya yang membuat kebersihan tersebut menurun? Apakah karena kurangnya tempat sampah yang di sediakan oleh pihak perusahaan outsourching? Dengan orang-orang yang sudah di tempat tugaskan di lokasi mereka, di setiap lantai, taman, dan parkiran, harusnya sistem yang di gunakan sudah cukup terpenuhi. Atau justru masyarakat kampusnya yang kurang memperhatikan kebersihanya? Membuang sampah di sembarang tempat, meskipun tempat sampah sudah di sediakan? Atau justru pihak kampus yang kurang membenahi ini semua?

Apapun alasanya, kita semua sebagai masyarakat Poltek wajib manjaga lingkungan kampus kita terutama, tidak hanya tugas dari pihak kebersihan saja yang harus melakukannya tapi kita juga harus turut andil dalam menjaganya, contoh kecilnya adalah ketika kita makan di kantin, biasakan mengumpulkan piring pada satu tempat, sehingga akan memudahkan pihak kebersihan dan kantind dalam membersihkan sekitaran kampus. (Kiki)

0 komentar:

Post a Comment