Wednesday, May 29, 2013

Lion-Politeknik Batam Kerja Sama Penyediaan Tenaga Kerja

Batam (Antara Kepri) - Lion Group dan Jurusan Elektronika Politeknik Negeri Batam menjalin kerja sama penyediaan tenaga kerja untuk mengisi lowongan di pusat perawatan pesawat milik perusahaan penerbangan itu di Bandara Internasional Hang Nadim.

"Meski sudah menjalin kerjasama, lulusan Politeknik Negeri Batam tetap harus menjalani sejumlah tes dan memenuhi syarat yang ditentukan oleh Lion Group," kata Kasubdit Humas dan Publikasi Badan Pengusahaan (BP) Batam Ilham Eka Hartawan di Batam, Minggu.

Politeknik Negeri Batam merupakan perguruan tinggi yang didirikan oleh Otorita Batam (saat ini BP Batam) untuk memenuhi kebutuhan tenaga teknik penunjang industri di Kota Batam.

"Meski harus tes lagi, namun ini kesempatan besar bagi lulusan Politeknik Negeri Batam untuk bekerja pada industri pesawat terbang," kata dia.

Ia mengatakan Lion Group membutuhkan lebih dari 4.200 orang tenaga kerja yang akan dipekerjakan pada pusat perawatan dan perbaikan pesawat atau "aircraft maintenance, repair and overhaul (MRO)" seluas 16 hektar yang dibangun di Bandara Internasional Hang Nadim.

Heavy Maintenance Manager Lion Group Ronny Roozanno mengatakan pada tahap pertama akan direkrut 1.200 tenaga kerja untuk hanggar tahap satu yang pembangunannya sudah mencapai 60 persen.

Sementara untuk tahap kedua, perekrutan akan dilakukan jika pembangunan hanggar dan pusat suku cadang semua jenis pesawat Lion sudah dibangun.

"Lulusan yang dibutuhkan untuk pekerjaan tersebut mulai dari tingkat SMA sederajat hingga sarjana strata satu (S1)," kata dia.

Ia mengatakan perusahaan itu mengutamakan tenaga kerja lokal untuk menangani semua jenis pekerjaan di Hangar Lion Air yang akan digunakan untuk pusat perawatan semua jenis pesawat milik Lion Group yang meliputi Lion Air, Wings Air, Batik Air dan Malindo Air.

"Kami menggunakan sistem alih teknologi, jadi nantinya semua karyawan Lion merupakan tenaga kerja lokal Indonesia. Kami juga sudah mengirimkan sejumlah insinyur ke Boeing untuk belajar," kata Ronny. (Antara)
(sumber: http://kepri.antaranews.com)

0 komentar:

Post a Comment