Thursday, August 23, 2012

IPO PLN Batam dan Kesejahteraan Rakyat


IPO ( Initial Public Offering) atau penawaran perdana saham PT PLN Batam saat ini tengah menjadi perbincangan di berbagai media. Beragam opini mulai bermunculan dari berbagai kalangan. Namun, bagi masyarakat Batam khususnya pengguna jasa PLN itu justru dianggap hal awam.

Terkait rencana tersebut, dalam salah satu situs tvonenews.come pada kamis (26/7) menyebutkan bahwa IPO yang rencananya dijadwalkan pada November 2012 terancam ditunda karena kinerja keuangan tahun 2012 yang buruk. Hal itu terjadai karena pendapatan PLN Batam berkurang 45 miliar dari tahun sebelumnya.

IPO atau penawaran umum saham adalah cara yang ditempuh oleh perusahaan untuk go public. Penawaran umum ini dilakukan untuk menjual saham dimasyarakat agar dapat menarik investasi yang lebih banyak. Melalui IPO, pemerintah memiliki peluang untuk mewujudkan demokrasi ekonomi melalui perluasan basis kepemilikan saham BUMN. IPO ini akan mendatangkan keuntungan yaitu adanya sifat transparansi dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua pihak untuk ikut membeli saham-saham BUMN, termasuk bagi investor asing. (Elfrida Dwi Rosa Sitindaon)

Menurut Dr. Mohamad Gita Indrawan, ST., MM (Dosen pascasarjana UIB) PLN harus berbenah diri kedalam dengan cara melakuakan GCG (Good Corporate Governance), memiliki kinerja yang positif dan Corporate Image yang baik di masyarakat. Hal itu dapat memberikan dampak positif bagi PLN dan masyarakat, seperti dikutip di harian Batampos edisi rabu (25/7).

Langkah yang diambil PLN ini dianggap lebih efektif untuk mendapatkankan kucuran dana dari masyarakat daripada meminjam lewat bank dengan bunga besar. Selain itu juga, dari dana yang didapat, PLN dapat membiayai sejumlah proyek pembangunan di Batam.

PT PLN Batam sebagai Pemegang Ijin Usaha Ketenagalistrikan Untuk Umum (PIUKU) di pulau Batam, dan sekitarnya akan terus berupaya menjaga keandalan dan kelangsungan pasokan listrik untuk memenuhi kebutuhan para pelangggan. Untuk itu, PLN dituntut untuk bisa menyediakan listrik bagi seluruh masyarakat Batam. Namun dengan pasokan listrik dari 8 pembangkit listrik yang terbatas, pihak manajemen PLN membutuhkan investasi. IPO adalah salah satu usaha untuk mendapat investasi yang saat ini sudah disetujui BUMN. (Agus Salim, Direktur LPPE Batam).

Berkaitan dengan isu IPO di PT. PLN Batam, masyarakat seharusnya tidak perlu khawatir dengan adanya rencana kenaikan tarif listrik. Karena pada saat PLN sudah go public, maka jalannya kegiatan usaha PLN secara otomatis akan dipantau oleh masyarakat dan Pemko Batam. Jadi pada saat PLN akan menaikan tarif seharusnya berkoordinasi dengan Pemko Batam dan masyarakat yang ikut membeli saham.

Diantara keuntungan dan kerugian Initial Public Offering antara lain, keuntungannya salah satunya adalah meningkatkan nilai perusahaan dan potensi pasar serta memperkuat posisi persaingan. Kelemahannya yaitu keterbatasan kekuasaan pemilik dan aktivitas kinerja perusahaa akan dipantau setiap saat (Peris Tamba, SE., MM, Director ISES).

Selain itu dampat positif lainnya dari IPO adalah perbaikan stuktur keuangan dan permodalan, ekspansi dan diversifikasi, dan dapat meningkatkan produktivitas karyawan dan pihak manajemen. (Wartapedia.com).

Harapan besar kita saat ini adalah IPO yang akan berlangsung pada bulan November ini akan berjalan dengan lancar dan dapat membawa manfaat bagi semua pihak terutama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kota Batam.

Artikel dari Rizky Ismaini,
Anggota Lembaga Pers Mahasiswa Paradigma Politeknik Negeri Batam
dan Anggota Gerakan Kepri Gemar Menulis (GKGM)
tulisan dimuat juga pada Batam Pos edisi Kamis (23/08/12)




0 komentar:

Post a Comment