Saturday, July 26, 2008

KAMMI DEMO KEJARI


Sejumlah aktivis KAMMI Komisariat Batam, Rabu (23/7) mengadakan aksi menuntut pemberantasan kasus korupsi yang terjadi di Kota Batam oleh Kejaksaan Negeri (KEJARI) Batam. Aksi ini dilakukan selang 1 hari setelah hari bakti adhyaksa ke-48 yang merupakan hari ulang tahun kejaksaan.

“Sengaja kita aksi tanggal 23 Juli bertepatan dengan hari anak nasional untuk menghormati KEJARI,” ungkap Syafrijal Ketua KAMMI Komisariat Batam. Pada ulang tahunnya kali ini memang ada yang berbeda dari KEJARI konsep perayaannya lebih kepada instrospeksi diri merenungkan kesalahan – kesalahannya.

Hal ini wajar karena saat ini Kejaksaan sedang mengalami sebuah permasalahan berupa terungkapnya beberapa jaksa yang menerima suap dari tersangka kasus BLBI.

Aksi yang berlangsung sekitar 30 menit tersebut, berlangsung damai. Aksi diisi dengan orasi dan lagu-lagu perjuangan khas mahasiswa.

Dalam aksi tersebut KAMMI mendesak Kejari Batam agar segera menuntaskan kasus-kasus korupsi yang terjadi di Batam, mendesak Kejari Batam untuk lebih pro aktif dalam upaya untuk mengungkap kasus-kasus korupsi di Batam, mengembalikan kekayaan dan uang negara yang dikorupsi dan membersihkan birokrasi pemerintah dari KKN dan siap menjadi partner Kejari Batam dan Masyarakat guna mewujudkan birokrasi pemerintahan yang bersih dari KKN dan menuntaskan kasus korupsi di Kota Batam.

Di akhir aksinya Syafrijal selaku ketua KAMMI Komisariat Batam memberikan secara simbolik korek kuping raksasa kepada kepala Kejari Suharto Rasidi. “Korek kuping ini bermakna agar Kejari mebuka telinganya agar dapat menuntaskan kasus korupsi di kota Batam.

0 komentar:

Post a Comment